sgverhulst2_Patrick FotoGetty Images_citytechnologyconnection Patrick Foto/Getty Images

Merealisasikan Potensi Lokalisme AI

NEW YORK – Setiap teknologi baru selalu mengalami beberapa fase, mulai dari disambut dengan antusias sampai kemudian mendatangkan kecemasan. Bahkan dengan standar umum teknologi, kecerdasan buatan (AI) menimbulkan respons yang campur aduk. Apa AI adalah pahlawan baru untuk masyarakat atau malah penjahat yang menghancurkan lapangan kerja? Seperti biasa, hal ini tidak hitam putih.                               

Sebagai teknologi yang punya fungsi umum, kegunaan AI tergantung dari kebutuhan kita, dan dampaknya ditentukan oleh kerangka tata kelola yang kita buat. Dengan semakin banyaknya seruan agar membuat kebijakan baru untuk AI, terdapat peluang untuk membentuk infrastruktur hukum dan peraturan yang memaksimalkan manfaat AI dan membatasi potensi dampak buruknya.

Sampai baru-baru ini, tata kelola AI sebagian besar didiskusikan di tingkat nasional. Tapi sebagian besar strategi nasional AI – khususnya di Tiongkok – fokus pada meraih atau mempertahankan daya saing secara global. Strategi yang ada pada dasarnya adalah rencana bisnis yang dibuat untuk menarik investasi dan meningkatkan daya saing perusahaan, biasanya dengan penekanan pada peningkatan keamanan nasional.

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

or

Register for FREE to access two premium articles per month.

Register

https://prosyn.org/IsriBBdid