cardenas7_Brent StirtonGetty Images_farm workers Brent Stirton/Getty Images

Pandemi Harus Mentransformasi Pertanian Global

NEW YORK/ROME – Pandemi COVID-19 harus mendorong kita untuk memikirkan kembali cara kita memenuhi kebutuhan pangan. Dunia kini punya peluang untuk menerapkan langkah jangka panjang dalam mendorong pola makan yang lebih sehat, mendorong para petani memproduksi pangan yang lebih beragam, dan memperkuat kolaborasi antara sektor kesehatan masyarakat, pangan, dan pertanian. Dan penelitian pertanian bisa memainkan peranan penting dalam mentransformasi sistem pangan dan menjadikannya lebih berkelanjutan dan berketahanan.       

Perlunya perubahan terlihat jelas. Pola makan yang tidak sehat adalah salah satu faktor risiko utama yang berkaitan dengan kematian akibat COVID-19. Gejala infeksi virus SARS-CoV-2 lebih banyak mengenai orang yang kelebihan berat badan, penderita diabetes, atau penyakit jantung – semua jenis penyakit yang berhubungan dengan pola makan yang buruk.   

Krisis ini juga sudah menunjukkan sangat rentannya sistem pangan global. Langkah penjarakan sosial dan lockdown untuk mengurangi penyebaran virus sudah sangat mengurangi pendapatan masyarakat dan juga permintaan pangan global. Hal ini mengakibatkan penurunan harga pangan antara bulan Januari dan Mei 2020 yang sangat berdampak pada penghidupan ratusan ribu petani kecil di seluruh dunia.

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

or

Register for FREE to access two premium articles per month.

Register

https://prosyn.org/YGhpkTnid