hclark7_MARKKU ULANDERAFP via Getty Images_climatechangeprotestkids Markku Ulander/AFP via Getty Images

Pembangunan Berkelanjutan Dimulai dari Anak-Anak

NEW YORK – “Rumah kita sedang terbakar,” adalah sebuah peringatan dari aktivis iklim remaja Greta Thunberg pada pertemuan Forum Ekonomi Dunia di Davos tahun lalu. Kata-kata tajamnya – yang menuduh para orang dewasa berdiam diri ketika bumi sedang terbakar – membuat para pemimpin dunia terdiam, menginspirasi para aktivis muda di seluruh dunia, dan menekankan betapa pentingnya menempatkan anak-anak sebagai pusat aksi global untuk membangun masa depan yang lebih baik.  

Perubahan iklim sudah mulai terjadi. Hal ini jelas terlihat pada kebakaran semak dengan skala yang belum pernah terjadi sebelumnya di Australia baru-baru ini, yang menyebabkan 18 juta hektar lahan terbakar dan diperkirakan satu miliar hewan mati. Hal ini juga terlihat ketika gelombang panas melanda India pada tahun 2019, yang merupakan gelombang panas terlama dan paling intens selama beberapa dekade terakhir. Dan bumi yang lebih panas berkontribusi pada penyebaran global penyakit demam berdarah, yaitu penyakit menular yang disebarkan oleh nyamuk.           

Tapi, meskipun kita kehabisan waktu untuk menghindari bencana, aksi iklim global masih tidak bisa mendapatkan momentum yang diperlukan. Seperti yang telah ditekankan oleh Thunberg dan para aktivis muda lainnya, anak-anak kita yang akan menanggung dampak kegagalan ini, karena mereka mewarisi bumi yang semakin tidak bisa ditinggali.

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

or

Register for FREE to access two premium articles per month.

Register

https://prosyn.org/yThtKirid