mfitzgerald2_Artur WidakNurPhoto via Getty Images_abortionposterprochoice Artur Widak/NurPhoto via Getty Images

Eropa Harus Melawan “Pusat Krisis Kehamilan” yang Didukung Amerika

LONDON – Di Eropa, kalau kamu datang ke rumah sakit pemerintah untuk mencari nasehat medis, kamu menganggap akan mendapatkan informasi akurat yang berdasarkan sains. Kamu menganggap bahwa para staf rumah sakit terlatih secara profesional dan tersertifikasi. Kamu akan mempunyai harapan yang sama kalau datang ke klinik di universitas, sekolah, pusat perlindungan perempuan, atau fasilitas lain yang dijalankan oleh negara, kan?

Coba pikir lagi. Dalam laporan barunya, situs berita global openDemocracy mengungkap bahwa perempuan dan anak perempuan diberikan “informasi yang salah dan dimanipulasi” dalam skala yang luar biasa di “pusat krisis kehamilan” (Crisis Pregnancy Center/CPC) di seluruh dunia. 

Didukung oleh para aktivis berkuasa dari Amerika yang punya kedekatan dengan pemerintahan Presiden Donald Trump, dan dirancang mirip dengan klinik kesehatan, banyak dari pusat-pusat krisis tersebut yang mengklaim memberikan “saran” yang netral kepada para perempuan hamil. Faktanya, staf bertujuan untuk mencegah perempuan untuk melakukan aborsi yang legal, dan dalam beberapa kasus, mencegah akses kontrasepsi.

We hope you're enjoying Project Syndicate.

To continue reading, subscribe now.

Subscribe

or

Register for FREE to access two premium articles per month.

Register

https://prosyn.org/soQzwFTid